Sabtu, 16 Februari 2013

embun di pucuk-pucuk




embun di pucuk-pucuk...
surai berkas sinar menelisik dari lubang peraduan,
menggugah kalbu yang baru tergolak 

embun pagi di pucuk-pucuk....
sengau kicaumu emprit membubuhi suana ini
dekat perapian kecil dan usang ku rebahkan

embun menari di pucuk-pucuk...
tak sabar ku cari wahyu kecil dari belakang istana reyotku
ku injakan kaki di ranting kering ini tanpa berontak yang pasrah karenaku
dan renyah daun kering yang bertebaran

tapi...
aku mulai sadar tentang sesuatu.apakah itu?
sebentar lagi sinarmu tak lagi bersahabat dengan kulit legam ini
dan nampak lebih menjauh dari sebelah 

yang pasti kan selalu ada elegi esok pagi untukku nanti




karya : pradhita A.
follow twitter@pradhita_ali
facebook : pradhita ali hanafi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar